Huruf Jar, Pengertian dan Contoh-Contohnya

Sahabat Kamus Mufradat yang semoga selalu dalam lindungan Allah -ta'ala-. Saya sudah sering membahas di blog ini, bahwa kata di dalam bahasa Arab terbagi menjadi tiga, kata benda (اِسْمٌ), kata kerja (فِعْلٌ), dan huruf (حَرْفٌ). Dan sudah banyak pula contoh-contohnya, baik kata benda maupun kata kerja.

Nah, sekarang saya akan mencoba sharing tentang bagian ketiga, yaitu huruf. Apa itu pengertian huruf dalam bahasa Arab?
huruf jar
via Youtube
Syaikh Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid -hafizhahullahu ta'ala- dalam kitab At-Tuhfah As-Saniyyah menjelaskan makna huruf dengan:
كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى مَعْنًى فِي غَيْرِهَا
"Kata yang menjelaskan makna selainnya."

Jadi huruf tidak memiliki makna sendiri. Maknanya akan muncul ketika ia telah bergabung dengan kata lain.

Beliau memberikan contoh huruf (مِنْ) yang mengandung arti "permulaan" atau (الاِبْتِدَاءُ). Makna tersebut tidak akan sempurna sampai digabung dengan kata selainnya. Contohnya adalah:
ذَهَبْتُ مِنَ البَيْتِ
"Aku pergi (berawal) dari rumah."
pengertian huruf dalam bahasa arab
Ada definisi lain yang disampaikan oleh Syaikh Ali Jarim dan Syaikh Musthafa Amin, penulis buku Nahwu yang populer, An-Nahwu Al-Wadhih

Pengertian keduanya secara teks berbeda, namun konteks dan makna intinya sama. Di sini saya akan mencoba menyampaikan defenisi tersebut. Keduanya mengatakan bahwa huruf dalam bahasa Arab adalah:
كُلُّ لَفْظٍ لَا يَظْهَرُ مَعْنَاهُ كَامِلًا إِلَّا مَعَ غَيْرِهِ
"Setiap lafazh yang tidak muncul maknanya secara sempurnya melainkan bersama selainnya."

Jadi pada dasarnya setiap huruf dalam bahasa Arab tidak memiliki makna sampai dia bersanding dengan kata lain. Jadi kita tidak bisa mengartikan dan menguraikan makna huruf (عَنْ) jika ia berdiri sendiri, sampai disambungkan dengan kata lain.

Ini adalah penjelasan singkat tentang makna huruf. Jadi huruf dalam bahasa Arab tidak seperti huruf dalam bahasa Indonesia yang merupakan tanda aksara dalam tata tulis yang merupakan anggota abjad yang melambangkan bunyi bahasa. (Sumber: KBBI)

Huruf dalam bahasa Arab ada banyak macamnya, salah satu yang populer adalah huruf jar (حَرْفُ الجَرِّ) atau huruf khafadh (حَرْفُ الخَفْضِ). Mengapa ia dinamakan huruf jar/khafadh?

Jar/Khafadh pada dasarnya berarti harakat kasrah (ــِـ) yang ditimbulkan oleh faktor tertentu, dan salah satunya adalah huruf jar itu sendiri. Dan huruf jar hanya bisa masuk pada kata benda (اِسْمٌ). Oleh karenanya, di dalam Al-Muqaddimah Al-Aajurruumiyyah disebutkan bahwa salah satu ciri-ciri isim adalah khafadh.

Jadi, jika Anda sedang membaca tulisan Arab dan mendapati kata yang yang berharakat kasrah, bisa dipastikan bahwa kata tersebut merupakan isim (kata benda).

Lalu apa saja huruf-huruf jar/khafadh?

Masih dalam kitab Al-Muqaddimah Al-Aajurruumiyyah, huruf-huruf khafadh ada 10:
  1. (مِنْ) memiliki makna permulaan (الاِبْتِدَاءُ), contohnya:

    (سَافَرْتُ مِنْ جَاكَرْتًا)
    Aku pergi (berawal) dari Jakarta.
  2. (إِلَىmemiliki makna penghabisan/akhir (الاِنْتِهَاءُ), contohnya:

    (سَافَرْتُ إِلَى مَالِيْزِيَا)
    Aku pergi ke Malaysia.
  3. (عَنْmemiliki makna melewati (المُجَاوَزَةُ), contohnya:

    (رَمَيْتُ السَّهْمَ عَنِ القََوْسِ)
    Aku melempar anak panah dari busur.
  4. (عَلَىmemiliki makna berada di atas (الاِسْتِعْلَاءُ), contohnya:

    (صَعَدْتُ عَلَى الجَبَلِ)
    Aku naik ke atas gunung.
  5. (فِيmemiliki makna keterangan (الظَّرْفِيَّةُ), contohnya:

    (المَاءُ فِي الكُوْبِ)
    Air di dalam gelas.
  6. (رُبَّmemiliki makna menjarangkan (التَّقْلِيْلُ), contohnya:

    (رُبَّ رَجُلٍ كَرِيْمٍ قَابَلَنِي)
    Bisa jadi ada orang mulia yang menemuiku.
  7. (بِـmemiliki makna (التَّعْدِيَّةُ), contohnya:

    (مَرَرْتُ بِالوَادِي)
    Aku melewati lembah.
  8. (كَـmemiliki makna analogi/persamaan (التَّشْبِيْهُ), contohnya:

    (زَهْرَةٌ كَالبَدْرِ)
    Zahra seperti bulan purnama.
  9. (لِـmemiliki makna kepemilikan (المِلْكُ), contohnya:

    (المَالُ لِمُحَمَّدٍ)
    Harta ini milik Muhammad,

    atau pengkhususan (الاِخْتِصَاصُ), contohnya:

    (البَابُ لِلدَّارِ)
    Pintu ini untuk rumah,

    dan atau pantas menerima/kelayakan (الاِسْتِحْقَاقُ), contohnya:

    (الحَمْدُ للهِ)
    Segala puji hanya milik Allah.
  10. Huruf Qasam (Sumpah), yaitu: (وَ) / (تَ) / (بِ), dan contohnya:

    (وَاللهِ ، لَأَتَعَلَّمَنَّ مُجْتَهِدًا)
    Demi Allah, aku akan belajar sungguh-sungguh,

    (بِاللهِ ، لَأُعَاقِبَنَّ الكَسُوْلَ)
    Demi Allah, aku akan menghukum orang malas,

    (تَاللهِ لَأَكِيْدَنَّ أَصْنَامَكُمْ)
    Demi Allah, aku akan menghancurkan berhala-berhala kalian.
Itu hanya sebagian makna dari huruf-huruf jar. Dahulu semasa menjadi mahasiswa di LIPIA, saya pernah mempelajari makna-makna yang lebih beragam dan bermacam-macam. Tapi saya tidak ingin merincikannya di sini.

Sebelum ditutup, saya akan mencoba menambahkan beberapa contoh lain dari huruf-huruf jar.

Min (مِنْ):

  1. (نَزَلَ المَطَرُ مِنَ السَّمَاءِ)
    Hujan turun dari langit.
  2. (يَأْتِي السَّمَكُ مِنَ البَحْرِ)
    Ikan datang dari laut.
  3. (تُصْنَعُ الأَحْذِيَةُ مِنَ الجِلْدِ)
    Sepatu-sepatu dibuat dari kulit.

Ilaa (إِلَى):

  1. (سَعَى الجَيْشَ إِلَى المَيْدَانِ)
    Pasukan berjalan cepat ke medan.
  2. (سَارَتِ المَاشِيَةُ إِلَى الحَقْلِ)
    Binatang ternah berjalan ke ladang.
  3. (عَادَ المُسَافِرُ إِلَى وَطَنِهِ)
    Musafir telah kembali ke kampung halamannya.

'An (عَنْ):

  1. (يَنْزِلُ الجُنْدِيُّ عَنِ الحِصَانِ)
    Tentara turun dari atas kuda.
  2. (يَذْهَبُ الخَوْفُ عَنِ الطِّفْلِ)
    Rasa takut hilang dari anak kecil
  3. (عَفَوْنَا عَنِ المُسِيْءِ)
    Kami telah memaafkan orang jahat.

'Alaa (عَلَى):

  1. (يَطْفُو الخَشَبُ عَلَى المَاءِ)
    Kayu mengambang di atas air.
  2. (يَسْقُطُ الثَّمَرُ عَلَى الأَرْضِ)
    Buah-buahan jatuh di atas tanah.
  3. (لَا تَعْتَمِدْ عَلَى غَيْرِ نَفْسِكَ)
    Jangan bersandar kecuali kepada dirimu.

Fii (فِي):

  1. (يَنْبَحُ الكَلْبُ فِي البُسْتَانِ)
    Anjing menggonggong di kebun.
  2. (دَخَلَ المُجْرِمُ فِي السِّجْنِ)
    Penjahat masuk ke penjara.
  3. (رَأَيْتُ الطَّيْرَ فِي القَفَصِ)
    Aku melihat burung di sangkar.

Rubba (رُبَّ):

  1. (رُبَّ عَمَلٍ صَغِيْرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ)
    Bisa jadi amalan kecil menjadi besar karena niat.
  2. (رُبَّ طَعَامٍ شَهِيٍّ أَكَلْتَهُ)
    Bisa jadi makanan enak yang kamu makan.
  3. (رُبَّ أَخٍ لَمْ تَلِدْهُ أُمُّكَ)
    Bisa jadi ada saudara yang tidak dilahirkan ibumu.

Bi (بِـ):

  1. (قَشَرْتُ الفَاكِهَةَ بِالسِّكِّيْنِ)
    Aku mengupas buah dengan pisau.
  2. (يَتَقَاتَلُ الجُنُوْدُ بِالسَّيْفِ)
    Pasukan saling berperang dengan pedang.
  3. (يَقْطَعُ النَّجَّارِ الخَشَبَ بِالمِنْشَارِ)
    Tukang kayu memotong kayu gergaji.

Ka (كَـ):

  1. (مُحَمَّدٌ كَالأَسَدِ)
    Muhammad seperti singa.
  2. (وَجْهُ الفَتَاةِ كَالقَمَرِ المُنِيْرِ)
    Wajah pemudi seperti bulan bercahaya.
  3. (لَيْسَ الزَّيْتُ كَالمَاءِ)
    Minyak tidak seperti air.

Li (لِـ):

  1. (الجَائِزَةُ لِلسَّابِقِ)
    Hadiah untuk juara.
  2. (اِشْتَرَيْتُ قُفْلًا لِلخِزَانَةِ)
    Aku membeli gembok untuk lemari.
  3. (اِشْتَرَيْتُ سَرْجًا لِلحِصَانِ)
    Aku membeli pelana untuk kuda.
Baca juga: 127 Contoh Huruf Jar Lam (لِـ) di Dalam Al-Quran.

Selain contoh-contoh di atas, saat ini saya juga sedang menyiapkan contoh-contoh huruf jar yang diambil dari Al-Quran. Contoh yang bisa dikatakan tidak sedikit, tapi sangat banyak. Tunggu saja tanggal mainnya. Jadi, tetap jangan bosan untuk selalu mengunjungi blog ini.

Dan sebagai penutup, perlu difahami bahwa huruf-huruf jar adalah mabni, yaitu huruf yang selalu berharakat tetap dan tidak akan berubah dengan perubahan posisi atau kedudukannya di dalam kalimat. Dari zaman dahulu sampai hari kiamat, harakat akhirnya akan selalu sama.

Demikian penjelasan singkat tentang pengertian huruf jar dan contoh-contohnya. Semoga yang sedikit ini bisa difahami dan diambil manfaatnya. Kurang lebihnya mohon maaf, terima kasih atas perhatian dan kunjungannya. Wa jazaakumullahu khairan.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Huruf Jar, Pengertian dan Contoh-Contohnya"

Post a Comment

Banyak komentar yang muncul dengan akun "Unknown" dikarenakan setingan akun Google Anda diprivasi. Hal ini memberikan dampak buruk kepada blog Kamus Mufradat. Oleh karena itu admin tidak bisa memberikan approve untuk komentar semacam itu.

Dan admin menyarankan Anda untuk membuka setingan akun Google Anda terlebih dahulu, atau memberikan tanggapan dan komentar menggunakan pilihan kedua jika Anda mempunyai halaman blog atau website, atau yang ketiga, yaitu menggunakan "Anonymous".

Syukran atas perhatian antum semua.