Cerita Bahasa Arab Tentang Desa dan Artinya

Sahabat Kamus Mufradat yang semoga selalu dalam lindugan Allah -ta'ala-. Kaifa haalukum? La'allakum bikhairin wa 'aafiyah.

Pada kesempatan ini saya ingin berbagi cerita dan kisah kepada Anda. Namun ini bukan cerita cinta atau love story ya, sebagaimana yang disukai oleh banyak generasi bucin. Cerita apa yang ingin saya bagikan?

Ya, ini cerita tentang desa yang sekarang ini saya tempati. Ini bukan desa tempat saya dilahirkan dan dibesarkan. Tidak lama setelah menikah pada tahun 2013 silam saya langsung tinggal di desa ini, dan masih tinggal di sini sampai sekarang hingga waktu yang belum ditentukan.

Cerita ini disajikan dalam bahasa Arab, karena memang tujuannya adalah untuk pembelajaran bahasa Al Quran yang mulia ini. Dan Anda tidak perlu khawatir tidak bisa memahami keseluruhan atau sebagiannya, karena ceritanya sudah dialihbahasakan ke dalam bahasa bumi pertiwi Indonesia.

Sudah penasaran seperti apa isi ceritanya? Langsung saja dibaca, namun sebelumnya saya ingin mengajak Anda untuk melihat foto (صُوْرَةٌ جـ صُوَرٌ) di bawah ini. Ini adalah gambar yang diambil dari drone dari di atas Pesantren Islam Al Andalus dan saya tinggal di dalamnya. 
cerita bahasa arab tentang desa
Pesantren Al Andalus di Desa Sukadamai - Kab. Bogor
Selamat belajar dan membaca. Baarakallahu fiikum wa fataha 'alaikum.


اِسْـمِي عَبْدُ اللهِ لُطْفِي ، أَنَا مُدَرِّسٌ وَمُتَزَوِّجٌ ، لِي بِنْتٌ وَاحِدَةٌ وَابْنٌ وَاحِدٌ ، أَسْكُنُ الآنَ فِي قَرْيَةٍ جَـمِيْلَةٍ ، لَكِنَّهَا بَعِيْدَةٌ عَنِ الـمَدِيْنَةِ . أَقْرَبُ سُوْقٍ كَبِيْرٍ تَـجِدُهُ يَبْعُدُ عَنِ البَيْتِ سَبْعَةَ عَشَرَ كِيْلُومِتر
Namaku Abdullah Luthfi, aku pengajar dan sudah menikah, aku memiliki satu putri dan satu putra, aku sekarang tinggal di desa yang indah, akan tetapi jauh dari kota. Pasar besar terdekat yang bisa kamu temui sejauh 17 (tujuh belas) kilometer dari rumah.

تَقَعُ القَرْيَةُ فِي مَنْطِقَةٍ جَبَلِيَّةٍ تُـحِيْطُ بِـهَا الـجِبَالُ وَالـهِضَابُ وَالوِدْيَانُ حَتَّى تَكُوْنَ شِبْهَ الغَابَةِ ، الأَرَاضِي وَاسِعَةٌ لَكِنَّ سُكَّانَـهَا قَلِيْلُوْنَ . أَهْلُ هَذِهِ القَرْيَةِ كَانُوا مُسْلِمِيْنَ طَيِّبِيْنَ ، وَمُعَامَلَتُهُمْ كَانَتَ حَسَنَةً ، فَلَا تَـجِدُ جِيْرَانًا مِثْلَهُمْ
Desa itu terletak di daerah pegunungan, yang dikelilingi oleh gunung-gunung, bukit-bukit, serta lembah-lembah sampai seakan-akan seperti hutan, tanah-tanahnya luas namun penduduknya sedikit. Penduduk desa ini adalah orang-orang muslim yang baik-baik, dan pergaulan mereka juga baik, engkau tidak akan dapat menemukan tetangga seperti mereka.

يَسْتَمْتِعُ فِيْهَا الإِنْسَانُ بِـمَنَاظِرِهَا الـجَمِيْلَةِ الرَّائِعَةِ . يَرَى النَّاظِرُ فِيْهَا إِلَى الأَشْجَارِ الكَبِيْرَةِ وَالكَثِيْفَةِ ، وَكَذَلِكَ الـمَزَارِعِ وَالحَدَائِقِ الـخَضْرَاءِ
Seseorang akan menikmati di sana pemandangan-pemandangan yang indah dan mengagumkan. Ia akan melihat pepohonan yang besar nan rimbun, begitupula sawah-sawah dan kebun-kebun yang menghijau.

تَسْمَعُ مِنْ حِيْنٍ لِآخَرَ تَغْرِيْدَاتِ الطُّيُوْرِ عَلَى أَغْصَانِ الأَشْجَارِ العَالِيَةِ ، وَتَرَى الفَرَاشَاتِ كُلَّ الصَّبَاحِ بِأَلْوَانِـهَا الـمُخْتَلِفَةِ تَطِيْرُ مِنْ زَهْرَةٍ إِلَى زَهْرَةٍ ، فَيَا لَـهَا مِنْ مَنْظَرٍ رَائِعٍ ، سَبْحَانَ مَنْ خَلَقَ الكَوْنَ وَمَا فِيْهِ

Engkau akan mendengar dari satu waktu ke waktu lain kicuan burung-burung di atas dahan-dahan pepohonan, dan melihat kupu-kupu setiap pagi beterbangan dari satu bunga ke bunga yang lain, alangkah indahnya pemandangan itu, Maha Suci (Allah) Dzat yang telah menciptakan alam dan seisinya.

لَـمْ يَكُنْ هُنَاكَ تَلَوُّثٌ وَلَا ضَوْضَاءُ مِثْلَ مَا يَكُوْنُ فِي الـمَدِيْنَةِ ، فَفِيْهَا سُكُوْنٌ وَهُدُوْءٌ وَرَاحَةٌ ، وَمَازَالَ الـهَوَاءُ فِيْهَا نَقِيًّا نَظِيْفًا
Tidak ada di sana polusi dan kebisingan seperti yang ada di perkotaan, yang ada adalah kesunyian, ketenangan, dan kenyamanan, dan udara di sana pun masih bersih dan jernih.

يَرْتَاحُ كُلُّ مَنْ سَكَنَ فِيْهَا أَوْ قَامَ بِزِيَارَتِـهَا ، وَاسْمُ هَذِهِ القَرْيَةِ هُوَ سُوْكَادَامَاي ، تَبْعُدُ عَنْ جَاكَرْتَا عَاصِمَةِ إِنْدُوْنِيْسِيَا بِسَاعَتَيْنِ تَقْرِيْبًا ، فَمَا رَأْيُكُمْ وَهَلْ سَتُخَطِّطُوْنَ زِيَارتَـهَا فِي الـمُسْتَقْبَلِ ؟
Setiap yang tinggal di sana, atau mengunjunginya akan merasa betah, dan nama desa ini adalah Sukadamai, yang kira-kira berjarak dari Jakarta ibukota Indonesia sejauh 2 (dua jam), bagaimana pendapat kalian, apakah kalian akan merencanakan kunjungan kesini di masa-masa yang akan datang?

هَذِهِ هِيَ قَرْيَتِي الـحَبِيْبَةِ الَّتِي أُحِبُّ أَنْ أَسْكُنَ فِيْهَا مَعَ عَائِلَتِي ، فَكَيْفَ بِقَرْيَتِكَ يَا حَبِيْبِـي ؟
Inilah dia desaku tercinta dan aku suka tinggal di sana bersama keluargaku, lalu bagaimana dengan desa kamu wahai sobat?
Baca juga: 3 Cerita Bahasa Arab tentang Liburan dan Artinya.

Demikian sajian kali ini, semoga cerita tentang desa dalam bahasa Arab dan artinya ini bisa memberikan tambahan ilmu dan manfaat, serta dapat menjadi rujuan dan acuan bagi Anda yang ingin membuat karangan yang semisal.

Tidak ada gading yang tak retak, jika ada silap dan salah mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya. Dan saya selalu siap menerima kritikan, masukan, dan usulan yang positif. Terima kasih telah menjadi pembaca yang setia di Kamus Mufradat ini, semoga Allah memudahkan segala urusan Anda. Syukran, wa jazaakumullahu khairan.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cerita Bahasa Arab Tentang Desa dan Artinya"

Post a Comment

Banyak komentar yang muncul dengan akun "Unknown" dikarenakan setingan akun Google Anda diprivasi. Hal ini memberikan dampak buruk kepada blog Kamus Mufradat. Oleh karena itu admin tidak bisa memberikan approve untuk komentar semacam itu.

Dan admin menyarankan Anda untuk membuka setingan akun Google Anda terlebih dahulu, atau memberikan tanggapan dan komentar menggunakan pilihan kedua jika Anda mempunyai halaman blog atau website, atau yang ketiga, yaitu menggunakan "Anonymous".

Syukran atas perhatian antum semua.