52 Contoh Kalimat Menggunakan Fi'il Mudhari

Sahabat Kamus Mufradat yang semoga selalu dalam lindungan Allah -ta'ala-. Pada postingan sebelumnya sudah dijelaskan apa itu Fi'il Madhi dan contoh-contoh kalimatnya. Dan supaya materinya seimbang, pada kesempatan kali ini saya ingin membahas pengertian Fi'il Mudhari dan memberikan juga contoh-contoh kalimatnya.
contoh kalimat fi'il mudhari
Fi'il Mudhari adalah "kata kerja yang menunjukkan peristiwa yang sedang terjadi di masa berbicara atau setelahnya". Jadi disaat diceritakan perbuatan atau aktivitas itu sedang terjadi atau baru akan terjadi.

Atau definisi lain, Fi'il Mudhari adalah "kata kerja yang menunjukkan terjadinya perbuatan di masa sekarang atau masa yang akan datang".
pengertian fi'il mudhari
Buku: Taisir Qawaid An Nahwu Lil Mubtadi`in
Ketika Anda mengatakan, "Ali sedang membaca Al Quran", maka kata kerja yang dipakai adalah Fi'il Mudhari (يَقْرَأُ عَلِيٌّ القُرْآنَ). Ini memiliki makna bahwa kegiatan membaca itu sedang berlangsung. Berbeda halnya apabila Anda mengatakan, "Ali telah membaca Al Quran", maka kata kerja yang dipakai adalah Fi'il Madhi menjadi (قَرَأَ عَلِيٌّ القُرْآنَ).

Jadi Anda di dalam bahasa Arab tidak perlu menambahkan kata 'sudah' atau 'sedang' saat menjelaskan suatu aktivitas, hanya perlu menggunakan Fi'il Madhi untuk yang sudah, dan Fi'il Mudhari untuk yang sedang atau akan.

Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas, silahkan amati secara seksama contoh-contoh kalimat bahasa Arab menggunakan Fi'il Mudhari di bawah ini:
  • (الحَرَكَةُ تُقَوِّي العَضَلَاتِ) Gerakan menguatkan otot-otot.
  • (النَّظَافَةُ تُنَشِّطُ الجِسْمَ) Kebersihan menjadikan tubuh bersemangat.
  • (الجَاهِلُ يَعْتَمِدُ عَلَى مَالِهِ) Orang bodoh bersandar kepada hartanya.
  • (البِنْتُ يُحِبُّهَا أَبُوْهَا) Anak perempuan disayangi ayahnya.
  • (المَرِيْضُ يَتَأَلَّمُ) Orang sakit sedang kesakitan.
  • (المُجِدُّ يَنْفَعُ نَفْسَهُ) Orang serius memberi manfaat dirinya sendiri.
  • (أَتَمَنَّى نُزُوْلَ المَطَرِ) Aku berharap turunnya hujan.
  • (كَثْرَةُ الغُبَارِ تُؤْلِمُنِي) Banyak debu sangat menggangguku.
  • (يَزْرَعُ النَّاسُ لِيَحْصُدُوا) Manusia menamam untuk memanen.
  • (الصَّدِيْقُ لَا يَخُوْنُ صَدِيْقَهُ) Teman tidak mengkhianati temannya.
  • (المُجْتَهِدُ يَحْرِصُ عَلَى أَدَاءِ وَاجِبِهِ) Orang sungguh-sungguh bersemangat mengerjakan tugasnya.
  • (الوَلَدُ يُطِيْعُ وَالِدَيْهِ) Anak mentaati kedua orangtuanya.
  • (يَحْتَرِمُ الصَّغِيْرُ الكَبِيْرَ) Yang kecil menghormati yang dewasa.
  • (يَرْحَمُ الكَبِيْرُ الصَّغِيْرَ) Yang dewasa menyayangi yang kecil.
  • (يُعِيْنُ الكَرِيْمُ مَنْ يَسْتَعِيْنُ بِهِ) Orang baik menolong orang yang meminta pertolongan darinya.
  • (يُكْرِمُ المُؤْمِنُ ضَيْفَهُ) Orang mukmin memuliakan tamunya.
  • (يَفْرَحُ الفَائِزُ بِالجَائِزَةِ) Sang juara senang dengan hadiah.
  • (يَقُوْلُ الشَّاهِدُ الحَقَّ) Saksi berkata yang benar.
  • (يَشْكُرُ الطُّلَّابُ المُدَرِّسَ) Para siswa berterima kasih kepada guru.
  • (يُسَافِرُ عِبْدُ اللهِ إِلَى مَالِيْزِيَا) Abdullah bepergian ke Malaysia.
  • (يَكْتُبُ أَحْمَدُ رِسَالَةً إِلَى صَدِيْقِهِ فِي سِنْغَافُوْرَةَ) Ahmad menulis surat kepada temannya di Singapura.
  • (يُقِيْمُ عَبْدُ الجَبَّارِ فِي أَمْرِيْكَا) Abduljabbar bermukim di Amerika.
  • (يَعْمَلُ جَابِرٌ فِي شَرِكَةِ النِّفْطِ) Jabir bekerja di perusahaan minyak.
  • (قِرَاءَةُ الكُتُبِ تُفِيْدُ القَارِئَ) Membaca buku memberi manfaat kepada pembaca.
  • (يَرَى السَّائِحُ عَجَائِبَ الدُّيْنَا) Pelancong melihat keajaiban-keajaiban dunia.
  • (أَنَا أَكْتُبُ المَقَالَةَ بِاللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ) Aku menulis artikel dengan bahasa Arab.
  • (يَبْنِى المُهَنْدِسُ عِمَارَةً شَاهِقَةً) Arsitek membangun gedung yang tinggi.
  • (يُلْقِي الإِمَامُ خُطْبَةً جَمِيْلَةً) Imam menyampaikan khutbah yang bagus.
  • (يُجِيْدُ الطَّالِبُ اللُّغَةَ الإِنْجِلِيزِيَّةَ) Siswa itu pintar berbahasa Arab.
  • (يَدْرُسُ عُمَرُ فِي الجَامِعَةِ الإِسْلَامِيَّةِ) Umar belajar di Universitas Islam.
  • (يَقْضِي القَاضِي بَيْنَ المُتَخَاصِمَيْنِ) Hakim memutuskan (perkara) dua orang yang berselesih.
  • (أَيْنَ يَجْتَمِعُ المُوَظَّفُوْنَ ؟) Dimana para pegawai berkumpul?.
  • (مَتَى يَعُوْدُ الحُجَّاجُ مِنْ مَكَّةَ ؟) Kapan orang-orang haji kembali dari Mekah?.
  • (مَنْ يَأْكُلُ الطَّعَامَ ؟) Siapa yang makan makanan?.
  • (الشَّمْسُ تَطْلُعُ مِنَ المَشْرِقِ) Matahari terbit dari timur.
  • (تَغْرُبُ الشَّمْسُ مِنَ المَغْرِبِ) Matahari terbenam dari barat.
  • (تُضِيْءُ الشَّمْسُ الأَرْضِ) Matahari menyinari bumi.
  • (الحَافِلَةُ تَحْمِلُ المُسَافِرِيْنِ) Bus membawa pada musafir.
  • (تَغْضَبُ نَجْوَى عَلَى أَخِيْهَا) Najwa marah kepada saudaranya.
  • (يَضْحَكُ المَجْنُوْنُ بِلَا سَبَبٍ) Orang gila tertawa tanpa sebab.
  • (يَجْرِي المَاءُ فِي النَّهْرِ) Air mengalir di sungai.
  • (يَسِيْلُ الدَّمْعُ عَلَى خَدِّي) Airmata menetes di pipiku.
  • (يَبْحَثُ الأَبُ عَنْ لُقْمَةِ عَيْشٍ) Ayah mencari sesuap nasi.
  • (تَطْبَخُ الأُمُّ طَعَامًا لَذِيْذًا) Ibu memasak makanan yang enak.
  • (المَرْأَةُ تُجَامِلُ زَوْجَهَا) Istri menggombali suaminya.
  • (يُقَبِّلُ الزَّوْجُ زَوْجَتَهَ) Suami mencium istrinya.
  • (يَنْظِمُ الشَّاعِرُ قَصِيْدَةً) Penyair merangkai puisi.
  • (يَشْتَرِي عَزَّامٌ كِتَابَ الشِّعْرِ) Azzam membeli buku syair.
  • (زَهْرَةٌ تُحِبُّ هَذِهِ الكِتَابَةَ) Zahra menyukai tulisan ini.
  • (أَنْشُرُ هَذِهِ المَقَالَةَ) Aku membagi artikel ini.
52 contoh di atas sebagian diambil dari buku An Nahwu Al Wadhih dan sebagiannya adalah buatan saya sendiri. Semoga sajian sederhana ini bisa memberikan banyak manfaat. Kurang lebihnya mohon maaf, dan terima kasih atas kunjugannya. Syukran, wa jazaakumullahu khairan.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "52 Contoh Kalimat Menggunakan Fi'il Mudhari"

Post a Comment